Hukum/Kriminal

Robi Barus Minta Polda Sumut Tak Beri Ruang bagi Bandar Narkoba dan Pelaku Begal

MEDAN, beritapasti.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, meminta komitmen Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan dalam memberantas narkoba, begal, dan premanisme diwujudkan melalui tindakan nyata hingga ke tingkat kepolisian resor dan sektor.

Robi menilai, langkah tegas kepolisian sangat dibutuhkan untuk menjawab keresahan masyarakat akibat peredaran narkoba dan berbagai gangguan keamanan yang masih terjadi, terutama di Kota Medan.

Ia pun mengapresiasi perhatian Kapolda Sumut terhadap tiga persoalan tersebut sejak awal kepemimpinannya. Menurut Robi, pemberantasan narkoba, penindakan terhadap pelaku begal, serta penanganan premanisme harus menjadi agenda prioritas yang dijalankan secara konsisten.

“Saya mengapresiasi betul komitmen Kapolda Sumut yang baru, Bapak Irjen Pol Sonny Irawan. Sepertinya beliau memahami persoalan yang saat ini paling meresahkan masyarakat, yakni narkoba, begal, dan premanisme,” ujar Robi, Kamis (22/10/2026).

Ia mengatakan, persoalan peredaran narkoba di Sumatera Utara membutuhkan penanganan serius. Sebagai ibu kota provinsi, Kota Medan juga menghadapi tantangan dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari dampak peredaran barang terlarang tersebut.

Robi menilai, pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan membongkar jaringan pemasok dan peredaran hingga ke tingkat bandar. Upaya tersebut harus dibarengi penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan lain yang mengganggu ketertiban masyarakat.

“Langkah nyata seperti ini yang kita butuhkan. Jangan pernah memberikan ruang bagi bandar narkoba untuk beroperasi di Sumatera Utara. Semua jaringan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Namun, menurut Robi, keberhasilan pemberantasan kejahatan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan di tingkat Polda. Dukungan dan keseriusan seluruh jajaran di wilayah juga menjadi faktor penting agar kebijakan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia meminta Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan menerjemahkan komitmen Kapolda Sumut ke dalam langkah operasional yang terukur, baik melalui penindakan, patroli, maupun upaya pencegahan tindak kriminal.

“Polda Sumut tidak mungkin bekerja maksimal kalau tidak didukung penuh oleh jajarannya. Kami berharap komitmen Kapolda ini ditindaklanjuti oleh Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan,” kata anggota Komisi I DPRD Kota Medan tersebut.

Robi juga menaruh perhatian terhadap kondisi keamanan di kawasan Medan Utara, yang mencakup Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Ia meminta Polres Pelabuhan Belawan meningkatkan perhatian terhadap wilayah tersebut, khususnya Kecamatan Medan Belawan.

Selain peredaran narkoba, aksi begal dan premanisme, Robi menyoroti tawuran yang dinilai turut mengganggu kenyamanan warga. Ia berharap persoalan itu ditangani secara serius melalui koordinasi antaraparat, pencegahan di lingkungan masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku sesuai ketentuan.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Oleh sebab itu, kehadiran polisi di tengah warga harus disertai respons cepat terhadap laporan serta langkah konkret untuk mencegah berulangnya tindak kriminal.

Robi berharap sinergi Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, dan seluruh jajaran kepolisian di tingkat kecamatan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Saya percaya Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, dan jajaran polsek dapat menjalankan komitmen Kapolda Sumut. Dengan begitu, tagline ‘Polisi Bersama Masyarakat’ benar-benar dapat terwujud,” pungkasnya. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *