Medan

Bukan Sekadar Organisasi, Rico Waas Minta Pemuda Medan Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong organisasi kepemudaan, termasuk Pemuda Karya Nasional (PKN) Kota Medan, memperkuat karakter organisasi dan menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Rico, organisasi kepemudaan tidak cukup hanya menjalankan kegiatan internal. Organisasi juga harus memiliki identitas yang jelas, program berkelanjutan, serta kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rico saat menerima audiensi pengurus PKN Kota Medan di Balai Kota Medan, Jumat (16/10/2026). Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas peluang sinergi antara organisasi kepemudaan dan Pemerintah Kota Medan dalam mendukung pembangunan daerah.

Rico menegaskan, kepengurusan baru PKN perlu memiliki arah dan prioritas yang jelas, terutama dalam pemberdayaan pemuda serta keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia mengatakan, setiap organisasi kepemudaan perlu memiliki ciri khas yang membedakannya dari organisasi lain. Identitas tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan konkret agar masyarakat dapat mengenali peran organisasi sekaligus merasakan manfaat keberadaannya.

“Yang terpenting, bagaimana organisasi ini bisa membangun impact atau dampak nyata. PKN harus memiliki karakter yang berbeda dan menunjukkan apa yang bisa dilakukan untuk masyarakat,” ujar Rico.

Dalam audiensi tersebut, Rico didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Medan Andi Mario, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Khairul Azmi, Kepala Dinas Perhubungan Irsan Idris Nasution, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana.

Rico juga menekankan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi keberlangsungan organisasi. Kepercayaan itu dapat dibangun melalui kegiatan sosial, gotong royong, pemberdayaan masyarakat, hingga keterlibatan dalam membantu warga ketika menghadapi situasi darurat.

Karena itu, ia berharap PKN menyusun program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berkesinambungan dan sesuai dengan kebutuhan warga. Dengan demikian, energi dan potensi pemuda dapat diarahkan menjadi kekuatan positif bagi pembangunan Kota Medan.

Sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah juga dinilai penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPD II PKN Kota Medan Ahmad Muslim Sembiring menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung program-program Wali Kota Medan dan mengambil bagian dalam pembangunan kota.

Ahmad mengatakan, PKN juga berkomitmen menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Melalui organisasi tersebut, warga diharapkan memiliki saluran untuk menyampaikan keluhan dan persoalan yang dihadapi agar dapat diteruskan kepada pemerintah untuk mendapat perhatian dan tindak lanjut.

Komitmen itu, menurut Ahmad, menjadi bagian dari upaya PKN untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan sebagai mitra masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan Kota Medan.

Dalam audiensi tersebut, Ahmad didampingi Sekretaris PKN Kota Medan Togar Ibrahim Hasibuan dan Wakil Sekretaris Satrya Wicaksono. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *