MEDAN, beritapasti.id – Meski aliran air dari PDAM Tirtanadi mulai berangsur normal, jajaran Kecamatan Medan Polonia tetap bersiaga untuk mengantisipasi apabila masih ada warga yang membutuhkan pasokan air bersih.
Hal tersebut disampaikan Camat Medan Polonia, Noor Alfi Pane, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026).
“Kami masih terus siaga. Kami tetap menunggu laporan dari para kepala lingkungan dan lurah. Jika ada wilayah yang aliran PDAM-nya kembali terganggu, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak PDAM maupun Damkarmat untuk menyalurkan bantuan air bersih,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu (10/6/2026), sejumlah warga di Kecamatan Medan Polonia mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kerusakan mesin penyalur air milik PDAM Tirtanadi.
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, langsung menginstruksikan jajaran kewilayahan agar bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Camat Medan Polonia segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan untuk menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.
“Wilayah yang paling terdampak berada di dua kelurahan, yakni Kelurahan Sukadamai dan Kelurahan Sari Rejo. Khusus di Kelurahan Sukadamai, pasokan air sempat terputus total. Pada malam hari, kami mengerahkan satu unit armada Damkarmat untuk menyuplai air bersih kepada sekitar 33 kepala keluarga di wilayah tersebut,” jelas Noor Alfi Pane.
Sementara itu, kondisi di Kelurahan Sari Rejo relatif lebih terkendali karena sebagian besar warga memiliki sumur bor dan saling berbagi pasokan air bersih dengan tetangga.
“Di sana banyak warga yang memiliki sumur bor, sehingga kebutuhan air bersih masih dapat terpenuhi melalui gotong royong antarwarga,” tambahnya.
Noor Alfi Pane juga menyampaikan bahwa warga penerima bantuan mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Medan dalam menangani dampak gangguan distribusi air bersih tersebut.
“Kami bersyukur bantuan dapat segera disalurkan dan masyarakat merasa terbantu. Ini merupakan bentuk komitmen Pemko Medan untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” pungkasnya. (bp-03)




