Daerah

Bupati Simalungun Terima Penghargaan UHC Nasional, Tokoh Pemuda: Layak Diapresiasi

SIMALUNGUN, beritapasti.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Nasional Level Madya. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari Muhammad Farhan, S.H., tokoh pemuda Dolok Batu Nanggar (Dobana), Kabupaten Simalungun.

Farhan menilai, keberhasilan Pemkab Simalungun dalam program UHC merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, UHC menjadi instrumen penting agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara mudah dan merata.

“Pencapaian Kabupaten Simalungun yang menorehkan prestasi di tingkat nasional di bidang kesehatan melalui Penghargaan UHC kategori Pemerintah Daerah Level Madya ini patut diapresiasi. Cakupan kepesertaan telah mencapai 101,67 persen dari total populasi, sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 83,41 persen, melampaui batas minimal nasional sebesar 80 persen,” ujar Farhan.

Meski demikian, Farhan juga menyadari bahwa pelaksanaan UHC tidak terlepas dari sejumlah tantangan, salah satunya terkait pemerataan fasilitas kesehatan di lapangan.

Dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, menurutnya, pemerintah daerah juga perlu memastikan ketersediaan dan akses fasilitas kesehatan yang memadai agar tidak terjadi penumpukan layanan di satu fasilitas saja.

“Yang dikhawatirkan adalah terjadinya antrean panjang di fasilitas kesehatan, terlebih jika jam operasional faskes terbatas. Karena itu, perlu ada wacana redistribusi layanan kesehatan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun agar pelayanan dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Ia juga berharap adanya peran serta seluruh pemangku kepentingan untuk mengakomodasi persoalan tersebut, termasuk dengan rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.

“Harapan saya, program ini tidak hanya berjalan selama lima tahun, tetapi dapat terus berlanjut secara berkesinambungan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Simalungun,” tutup Farhan. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *