LANGKAT, beritapasti.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Republik Indonesia membagikan paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Langkat dalam kegiatan bakti sosial rangka peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Stadion Nur Cahaya, Kabupaten Langkat, Rabu (28/1).
Bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Imigrasi yang telah berlangsung selama sepekan terakhir dan diisi dengan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian jajaran imigrasi terhadap masyarakat.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Imigrasi tidak boleh dimaknai sebatas seremoni, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat peran dan kehadiran negara dalam melayani masyarakat.
“Hari Bakti Imigrasi merupakan pengingat bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan dan aksi nyata,” ujar Agus.
Sejak dilantik sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus mengaku terus mendorong jajarannya untuk menumbuhkan kepedulian sosial melalui berbagai program, di antaranya Jumat Barokah dan Minggu Kasih yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dengan jumlah pegawai imigrasi dan pemasyarakatan yang mencapai sekitar 65 ribu orang, ia meyakini gerakan sosial yang dilakukan secara kolektif akan memberikan dampak besar bagi masyarakat.
“Gerakan kebaikan akan jauh lebih terasa manfaatnya jika dilakukan secara bersama-sama,” katanya.
Agus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, termasuk penguatan ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat.
Selain penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyiapkan dukungan dana sekitar Rp4 miliar yang dihimpun dari jajaran imigrasi dan pemasyarakatan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program penyediaan air bersih bagi masyarakat, bekerja sama dengan TNI dan Polri sesuai arahan Presiden.
“Dengan estimasi kebutuhan sekitar Rp30–40 juta per titik, dana tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan ratusan hingga seribu titik air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Agus.
Ia berharap peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 dapat semakin memperkuat komitmen seluruh jajaran imigrasi dan pemasyarakatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, Direktur Jenderal Imigrasi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, jajaran Dharma Wanita Persatuan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Langkat, di antaranya Bupati Langkat, TNI, Polri, DPRD, dan tokoh masyarakat. (bp-03)




