MEDAN – Menanggapi maraknya bangunan bermasalah yang berpotensi mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan, anggota Komisi IV DPRD Medan, Rommy Van Boy, mengusulkan perlunya percepatan birokrasi dalam penindakan terhadap bangunan ilegal. Menurutnya, proses yang terlalu lama dalam penindakan menjadi salah satu penyebab bangunan yang bermasalah tidak segera ditindak.
“Selama ini, proses birokrasi dalam penindakan bangunan bermasalah sangat lama. Proses menunggu Surat Peringatan (SP) 1 hingga 3 memakan waktu yang panjang, sementara bangunannya sudah selesai terlebih dahulu. Akibatnya, bangunan tersebut tidak bisa ditindak, dan pemiliknya pun cenderung mengabaikan izin,” ujar Rommy Van Boy saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah OPD Pemko Medan di DPRD Medan, kemarin.
Politisi dari Partai Golkar itu menegaskan bahwa perbaikan sistem birokrasi sangat penting agar bangunan yang bermasalah dapat langsung ditindak. Ia menyarankan agar Pemko Medan segera memiliki regulasi yang memadai, baik melalui Peraturan Walikota (Perwal) atau Peraturan Daerah (Perda), untuk mempercepat proses tersebut.
“Regulasi yang jelas dan kuat perlu dimiliki Pemko Medan. Bila ada bangunan bermasalah, kita harus bisa langsung menindak tanpa menunggu terlalu lama. Hal ini akan membantu mencegah terjadinya pembiaran dan memastikan semua pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Rommy.
Selain itu, Rommy juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap pembangunan di Kota Medan. Ia meminta agar setiap bangunan yang tidak memiliki izin dihentikan pembangunannya sesegera mungkin dan diberi sanksi tegas jika terbukti melanggar aturan.
“Saya minta kepada semua pihak, baik di Pemko Medan maupun di DPRD, untuk tidak membiarkan adanya bangunan yang bermasalah hanya karena ada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Kami akan terus berupaya bersama agar pengawasan yang lebih baik dapat meningkatkan PAD dari sektor retribusi bangunan,” tambah Rommy.
Dengan mempercepat birokrasi dan pengawasan terhadap pembangunan, Rommy berharap Kota Medan dapat terhindar dari bangunan bermasalah yang mengancam kestabilan PAD dan ketertiban umum.
Semoga versi ini sesuai dengan kebutuhan Anda!




