Ekonomi Medan

DPRD Medan Ungkap Potensi Kebocoran Retribusi Pajak Daerah

MEDAN – Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo Pardede, menyebutkan bahwa masih banyak kebocoran yang terjadi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan pajak daerah. Oleh karena itu, ia mengimbau agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan dapat lebih meningkatkan pengawasan terhadap sumber-sumber PAD tersebut.

“Kami mengajak Bapenda untuk lebih intensif dalam mengawasi pelaku usaha, terutama di tempat hiburan malam dan sektor pajak/retribusi lainnya, agar kebocoran tidak terus terjadi. Saya yakin, pada 2025, PAD Pemko Medan akan mengalami peningkatan signifikan,” ujar Salomo Pardede saat diwawancarai, Selasa (4/2).

Ia menjelaskan bahwa Komisi III DPRD Medan yang membidangi keuangan dan perekonomian telah melakukan berbagai upaya pengawasan, termasuk dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai tempat hiburan malam dan potensi pajak lainnya.

“Tujuan dari sidak ini adalah untuk memastikan peningkatan PAD. Kami akan terus melakukan sidak ke tempat-tempat usaha yang menjadi sumber pajak,” terangnya.

Ia menambahkan, pengawasan untuk menghindari kebocoran pajak sebenarnya cukup sederhana. Oleh karena itu, ia menegaskan kepada pengusaha dan oknum petugas pajak untuk tidak mencoba-coba melakukan manipulasi atau pembayaran pajak yang tidak sesuai. “Saya sudah sangat paham jika ada upaya manipulasi laporan pajak fiktif atau rekayasa lainnya,” ucapnya.

Selanjutnya, Salomo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kerja Komisi III DPRD Medan. Ia juga mengimbau agar semua Wajib Pajak dapat melaksanakan kewajiban mereka dengan baik, karena pajak yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kota Medan. (Bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *