Medan

160 Calon Jemaah Haji Medan Belum Ditemukan, Rico Waas Perintahkan Verifikasi hingga Keluarga

MEDAN, beritapasti.id – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI akan mempercepat verifikasi sekitar 160 calon jemaah haji yang telah memiliki nomor porsi sejak 2010, namun hingga kini belum diketahui secara jelas keberadaannya.

Verifikasi dilakukan hingga tingkat kewilayahan dengan mencocokkan nomor porsi dengan data kependudukan melalui NIK dan Kartu Keluarga (KK). Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Kementerian Haji dan Umrah RI di Balai Kota Medan, Selasa (8/9/2026).

Rico meminta proses penelusuran dilakukan lebih menyeluruh dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta jajaran kewilayahan.

“Turun ke wilayah biar diverifikasi langsung. Bisa kita sisir lagi,” kata Rico didampingi Kadisdukcapil Baginda P. Siregar dan Plt Kadis Kesehatan Surya Syahputra.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas persiapan penyambutan dan pemulangan jemaah di embarkasi, perkembangan verifikasi data, serta pemeriksaan kesehatan calon jemaah.

Rico menegaskan Pemko Medan siap membantu menangani berbagai persoalan yang muncul menjelang keberangkatan jemaah haji. Menurutnya, koordinasi lintas instansi harus diperkuat agar pelayanan dan persiapan haji berjalan optimal.

“Kalau ada permasalahan menjelang haji, bisa disampaikan. Untuk meningkatkan layanan, kami siap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut menyampaikan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan haji secara nasional mencapai 91 persen, dan Kota Medan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Untuk pelaksanaan haji 2027, jumlah jemaah Kota Medan diperkirakan mencapai 1.939 orang, ditambah 95 jemaah lanjut usia, sehingga total diperkirakan 2.034 jemaah.

Bambang mengatakan percepatan verifikasi data menjadi penting, termasuk melalui koordinasi dengan Disdukcapil. Aspek kesehatan juga menjadi perhatian, meski pemeriksaan masih menunggu keterhubungan sistem dari pemerintah pusat.

Pemko Medan dan Kementerian Haji dan Umrah berharap penguatan koordinasi serta verifikasi sejak dini dapat memastikan kesiapan data, kesehatan, dan pelayanan jemaah menuju pelaksanaan haji 2027. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *