MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut baik perayaan 100 tahun Kongregasi Fransiskanes Santa Elisabeth (FSE). Ia berharap momen bersejarah ini tidak hanya berjalan lancar dan sukses, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan keharmonisan bagi seluruh masyarakat Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Panitia Perayaan 100 Tahun Kongregasi FSE di Balai Kota Medan, Senin (22/9). Selain bertukar silaturahmi, para suster yang hadir juga mengundang Wali Kota untuk turut hadir dalam rangkaian acara perayaan yang akan digelar akhir bulan ini.
“Saya menyambut baik digelarnya perayaan 100 tahun Kongregasi FSE. Semoga kegiatan ini membawa pesan perdamaian bagi seluruh warga Kota Medan,” ujar Rico Waas didampingi sejumlah pejabat terkait, seperti Kepala Dinas Pariwisata Odi Batubara, Plt Kadis Kesehatan Ilrliyan Syahputra, Kepala Dinas Perhubungan Erwin Saleh, dan Kepala Dinas Perkimcikataru Jhon Ester Lase.
Menurut Rico Waas, Medan sebagai kota multikultural yang kaya akan keberagaman telah dibangun oleh berbagai elemen masyarakat. Perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan sekaligus sumber keharmonisan.
“Kita harus saling menguatkan dan bersama-sama membangun Kota Medan. Melalui perayaan 100 tahun Kongregasi FSE ini, saya harap dampaknya tidak hanya dirasakan oleh umat Katolik, tapi juga seluruh masyarakat Medan,” kata Wali Kota.
Sementara itu, Suster Xaveria Lingga FSE, Pemimpin Umum Kongregasi FSE, yang hadir bersama Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor, menjelaskan bahwa Kongregasi FSE adalah kelompok suster yang aktif melayani di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Kami hadir untuk mengundang Bapak Wali Kota Medan dalam perayaan 100 tahun Kongregasi FSE yang akan berlangsung pada 29 September di Regale Convention Center. Kehadiran Bapak sangat kami harapkan,” ujar Suster Xaveria, didampingi Ketua Panitia Perayaan Felicitas Br. Karo.
Kongregasi Fransiskanes Santa Elisabeth sendiri berasal dari Belanda dan mulai berkarya di Indonesia sejak 29 September 1925, dengan kehadiran pertama di Medan, Sumatera Utara. (bp-03)




