MEDAN – Kecamatan Medan Barat menghadirkan gebrakan baru dalam pelayanan publik. Melalui program inovatif bertajuk APARATUR (Antar Jemput Pelayanan Kecamatan Medan Barat untuk Warga), masyarakat kini bisa mengurus berbagai layanan administrasi cukup dari rumah. Langkah ini menjadi bukti nyata dari komitmen Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam membangun birokrasi yang responsif, mudah diakses, dan bebas pungutan liar.
Program APARATUR resmi diluncurkan pada Kamis (1/5/2025) di Aula Kantor Kecamatan Medan Barat, dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Lingkup Otonomi Daerah, Taufik, yang mewakili Wali Kota Medan. Turut hadir pula Camat Medan Barat Hendra Syahputra, jajaran Forkopimcam, perwakilan Disdukcapil, serta para tokoh masyarakat dan agama.
Dalam sambutannya, Taufik mengapresiasi langkah progresif Kecamatan Medan Barat yang dinilai sejalan dengan arahan Wali Kota Medan. Menurutnya, pelayanan publik harus semakin inklusif dan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat.
“Wali Kota Medan secara konsisten menekankan pentingnya inovasi pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat. APARATUR ini adalah contoh nyata bahwa pemerintah hadir dan mempermudah urusan rakyat,” ujar Taufik.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan, dengan menghindari segala bentuk pungutan liar.
“Jangan sampai ada pungli. Program ini harus dijalankan dengan semangat melayani, bukan mengambil keuntungan pribadi,” tegasnya.
Layanan Mudah, Cepat, dan Tanpa Biaya
Camat Medan Barat, Hendra Syahputra, menjelaskan bahwa APARATUR dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen administrasi, seperti KTP, akta kelahiran, dan KK, tanpa harus datang ke kantor kecamatan.
“Cukup menghubungi layanan WhatsApp Center di 0813 6239 4135, petugas kami akan datang langsung ke rumah warga untuk menjemput dokumen yang diperlukan,” jelas Hendra.
Menariknya, seluruh layanan dalam program ini gratis, termasuk proses penjemputan dokumen. Ia menekankan bahwa tidak ada biaya apa pun yang dibebankan kepada masyarakat.
“Kalau ada petugas meminta bayaran, silakan laporkan. Ini layanan publik, bukan bisnis. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung dan tulus,” tegasnya.
Untuk mendukung program ini, Kecamatan Medan Barat akan menurunkan petugas khusus yang disebut Caraka, lengkap dengan seragam resmi sebagai identitas agar mudah dikenali dan tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Seragam Caraka akan menjadi tanda bahwa mereka adalah petugas resmi dari Kecamatan Medan Barat. Ini juga sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat dari oknum yang menyalahgunakan program ini,” tutur Hendra.
Ia berharap, kehadiran APARATUR bisa menjadi solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi warga dalam mengakses pelayanan publik.
“Banyak masyarakat yang tidak tahu harus ke mana, atau tidak punya akses ke kepala lingkungan atau lurah. Sekarang cukup hubungi APARATUR, pelayanan bisa didapat dari rumah,” pungkasnya. (Bp-Ki)




