MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa ekspansi Grab Indonesia di Kota Medan tidak boleh hanya berorientasi pada perluasan layanan semata, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi.
Hal ini disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi perwakilan Grab Indonesia di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia secara langsung meminta penjelasan mengenai arah ekspansi Grab di Medan serta karakteristik layanan yang akan dikembangkan.
Menurut Rico, Grab kini bukan sekadar aplikasi transportasi, melainkan telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, mulai dari mobilitas, layanan pesan-antar makanan, hingga aktivitas ekonomi digital.
“Kami ingin memahami sejauh mana ekspansi Grab dan seperti apa kebutuhan masyarakat yang ingin dilayani, sehingga arah kebijakannya bisa selaras,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rico turut didampingi sejumlah pimpinan OPD, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Irsan Idris Nasution, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ramaddan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan Jefri Iswanto.
Rico juga mendorong adanya kolaborasi konkret antara Grab dan Pemerintah Kota Medan, termasuk melalui kegiatan atau event bersama yang melibatkan para driver ojek online dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Public Affairs Executive Grab Indonesia, Dhita Ardini Siregar, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus memudahkan aktivitas masyarakat sekaligus mendukung keseharian mitra pengemudi. Ia menegaskan bahwa Grab siap berkolaborasi dengan Pemko Medan, termasuk dalam mendorong penggunaan transportasi bersama di lingkungan pemerintah guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
“Kami ingin terus hadir dalam keseharian masyarakat, sekaligus siap berkolaborasi melalui berbagai program maupun event bersama Pemko Medan,” jelasnya.
Dhita juga mengungkapkan apresiasi kepada Pemko Medan atas program perlindungan driver melalui BPJS Ketenagakerjaan dan berharap program tersebut dapat terus berlanjut karena telah memberikan manfaat nyata.
“Saat ini terdapat lebih dari 5.000 mitra pengemudi Grab di Medan. Dari jumlah tersebut, sekitar 800 unit kendaraan listrik telah dioperasikan sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi ramah lingkungan di kota ini,” pungkasnya. (bp-03/rel)




