Medan

DPRD Medan Desak Tindakan Tegas Pabrik Kecap Diduga Cemari Drainase Bertahun-tahun

MEDAN, beritapasti.id – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, menyoroti dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Kilang Kecap Angsa (Cap Hati Angsa) di Jalan Bono, Glugur Darat I, Medan Timur, serta lemahnya pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan.

Lailatul mengungkapkan, selama bertahun-tahun beroperasi, pabrik tersebut diduga membuang limbah ke saluran drainase hingga menimbulkan bau tidak sedap dan keresahan warga sekitar.

“Warga sudah lama mengeluhkan bau dan luapan air drainase yang bercampur limbah. Ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia juga menilai pengawasan dari tingkat kelurahan hingga dinas terkait sangat lemah, bahkan disebut tidak mengetahui secara pasti aktivitas pabrik tersebut meski berada di kawasan permukiman.

“Ini patut dipertanyakan, apakah tidak tahu atau memang ada pembiaran,” katanya.

Menurutnya, hasil inspeksi Komisi IV DPRD Medan juga menunjukkan sejumlah OPD baru mengetahui keberadaan pabrik saat dilakukan sidak.

Lailatul menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam pengawasan lingkungan, serta mendesak adanya tindakan tegas terhadap perusahaan.

Ia juga menyoroti belum adanya penegakan aturan sejak 2023, meski DLH telah mengeluarkan surat perbaikan dokumen perizinan.

“Sejak Juni 2023 sudah diminta perbaikan dokumen, tapi tidak ada tindak lanjut. Seharusnya ada langkah tegas, bukan dibiarkan,” tegasnya.

Berdasarkan hasil sidak Komisi IV DPRD Medan yang dipimpin Paul Mei Anton Simanjuntak pada Senin (6/4/2026), ditemukan bahwa perusahaan masih perlu melengkapi persetujuan teknis baku mutu air limbah sesuai PP Nomor 22 Tahun 2021.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan menyebutkan bahwa perusahaan memang telah memiliki UKL-UPL, namun wajib menyesuaikan dokumen dengan regulasi terbaru dan telah diberikan surat perbaikan sejak 2023. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *