Medan

Pemko Medan Perkuat Sinergi Pengelolaan Data Sektoral Menuju Satu Data

MEDAN, beritapasti.id – Pemerintah Kota Medan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi melalui program Satu Data Kota Medan. Langkah ini terlihat dari semakin matangnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam pengelolaan data sektoral, yang dikoordinasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan.

Hingga pertengahan Oktober 2025, delapan perangkat daerah telah membentuk Tim Pengelolaan Data Sektoral dan sebagian besar sudah menyelesaikan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan data. Progres tersebut menjadi fokus dalam pertemuan evaluasi roadshow data sektoral yang digelar di Kantor Wali Kota Medan, Selasa (21/10/2025).

Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, membuka pertemuan yang juga membahas persiapan penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership oleh para pimpinan perangkat daerah. Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah pejabat seperti Kepala Bappeda Ferry Ichsan, Kabid Statistik dan Informasi Publik Rizka Firdahlia yang mewakili Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kepala Disdukcapil Baginda Siregar, serta Kaban Brida Benny Iskandar.

Kedelapan perangkat daerah yang terlibat aktif antara lain Diskominfo, Brida, Dinas Ketenagakerjaan, Disdukcapil, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dari delapan dinas tersebut, tujuh telah menyelesaikan SOP, sementara satu lainnya masih dalam proses finalisasi.

Rizka Firdahlia menjelaskan bahwa tahapan pengelolaan data dilakukan secara sistematis, dimulai dari penyusunan rencana pengumpulan data oleh masing-masing perangkat daerah, pembentukan tim lintas instansi, hingga penyepakatan format data dan metadata. Data yang terkumpul nantinya akan diverifikasi oleh Diskominfo sebelum dipublikasikan melalui Portal Medan Terkini.

“Langkah ini dilakukan agar data yang dihasilkan benar-benar valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini penting untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis data,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan pengelolaan data sektoral telah dimulai sejak akhir September melalui tahap persiapan yang mencakup penyusunan timeline, draf SK tim, dan penyusunan SOP awal. Selanjutnya, dilakukan kunjungan langsung ke masing-masing perangkat daerah untuk mengawal proses implementasi.

Puncaknya, pada minggu ketiga Oktober, akan digelar penandatanganan Pakta Integritas oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama seluruh kepala perangkat daerah. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun kepemimpinan yang berbasis data, serta memastikan setiap kebijakan diambil berdasarkan informasi yang dapat dipercaya. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *