MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Kota Medan harus menjadi kota inklusif yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pernyataan tersebut disampaikan saat Rico hadir sebagai narasumber dalam program dialog Kupas Tuntas di TVRI Sumut, bertema “Refleksi 435 Tahun Kota Medan: Medan Hebat untuk Semua.”
Rico menyatakan, sebagai kota dengan keberagaman budaya, suku, dan agama, Medan merupakan miniatur Indonesia. Oleh karena itu, pemerintahannya berkomitmen menjadikan Medan kota yang adil dan merata dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat di segala bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.
“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dan semua punya akses yang sama untuk mengembangkan diri,” kata Rico.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemko Medan tengah menjalankan sejumlah program strategis, seperti normalisasi saluran drainase untuk mengatasi banjir, pelaksanaan Job Fair untuk membuka lapangan kerja, dan pengembangan layanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) Premium.
Selain itu, pemerintah kota juga berupaya menangani masalah narkoba melalui kolaborasi dengan Forkopimda dan pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) tingkat kota. Upaya pengurangan kemacetan dilakukan dengan menghadirkan transportasi umum yang aman dan nyaman.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala, memberikan apresiasi atas kinerja Wali Kota yang dinilai cepat dan responsif. Anggota DPRD lainnya, Afif Abdillah, menyambut baik program jemput bola pengurusan administrasi kependudukan yang memudahkan masyarakat.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Kota Medan semakin maju dan dapat memberikan kesejahteraan serta kebahagiaan bagi seluruh warganya. (bp-03)




