Medan

Rico Waas Tawarkan Bank Sumut untuk Ciptakan Role Model dalam Pengembangan UMKM

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak sektor perbankan untuk bekerja sama dalam mengembangkan UMKM di Kota Medan. Salah satu langkah yang diusulkan adalah menciptakan role model bersama yang dapat membantu memberikan pendapatan finansial kepada pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan serta meningkatkan pendapatan mereka.

Ajakan ini disampaikan oleh Rico Waas saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Bank Sumut, Babay Parid Wazdi, yang hadir didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Suwandi, Pimpinan Divisi Dana dan Jasa Heru Mardiansyah, Pimpinan Divisi Kredit Ramadhan Muda Siregar, serta Pimpinan Kantor Cabang Koordinator Medan, Ricky Budiman, di Balai Kota Medan, Jumat (14/3).

“Kita bisa membuat labelisasi UMKM di mana di belakangnya ada pemerintah (Pemko Medan) dan perbankan. Kita ingin menciptakan branding yang baik, sehingga nantinya bisa memberikan bantuan yang tepat kepada pelaku UMKM,” ujar Rico Waas.

Rico menambahkan, permasalahan utama yang dihadapi UMKM saat ini adalah kurangnya panduan dalam berjualan. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Pemko Medan dan perbankan harus memberikan dukungan dengan menciptakan panduan dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh UMKM.

“Jika kita ada di belakang UMKM, kita yang akan menciptakan panduan bagi mereka. Kita bantu mereka dalam memilih tempat yang ramai untuk berjualan dan mengarahkan keuangan mereka. Artinya, Pemko Medan dan perbankan menjadi pendamping bagi pelaku UMKM. Kita bersama-sama menciptakan produk-produk UMKM asli dari masyarakat Kota Medan,” tambahnya.

Untuk merealisasikan hal ini, Rico Waas yang didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ferry Ichsan, dan Kadis Kominfo Arrahman Pane, akan melanjutkan diskusi lebih lanjut dengan Bank Sumut mengenai bantuan yang dapat diberikan untuk mendukung pengembangan UMKM.

“UMKM seringkali membutuhkan permodalan, seperti penyediaan gerobak untuk pelaku usaha kuliner atau alat-alat lainnya yang sesuai dengan jenis usaha mereka. Kita juga akan memikirkan permodalan harian, karena usaha kuliner misalnya, membutuhkan modal untuk operasional harian hingga sebulan ke depan. Kami akan merancang mekanisme pengembalian yang jelas,” jelas Rico.

Rico Waas berharap bahwa melalui labelisasi yang masif, dapat merubah mindset masyarakat untuk melihat produk UMKM sebagai pilihan yang berkualitas, dengan dukungan penuh dari Pemko Medan dan perbankan.

Sebelumnya, Dirut PT Bank Sumut Babay Parid Wazdi menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta mengundang Wali Kota Medan untuk hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut yang akan digelar pada 20 Maret mendatang.

“Kami juga ingin mensinkronkan apa saja yang bisa didukung oleh Bank Sumut terhadap visi dan misi Wali Kota, termasuk dalam pengembangan dan pembinaan UMKM di Kota Medan,” tutup Babay Parid. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *