MEDAN, beritapasti.id – Pembangunan infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang tengah berlangsung di sejumlah ruas jalan Kota Medan ditargetkan rampung pada November 2027. Proyek transportasi massal ini diharapkan menjadi solusi peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus menekan biaya transportasi warga.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Ferry Ichsan, saat menerima kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) dalam agenda Safari OPD ke-17 di Kantor Bappeda Kota Medan, Senin (8/6/2026).
Dalam pertemuan itu, PWPM menyampaikan sejumlah pertanyaan masyarakat terkait pelaksanaan proyek BRT, khususnya mengenai penebangan pohon serta pekerjaan konstruksi di beberapa titik, termasuk di Jalan Gatot Subroto.
“Di tengah pembangunan yang berjalan, masyarakat banyak mempertanyakan tujuan penggalian badan jalan dan penebangan pohon di median jalan. Mereka ingin mengetahui manfaat dari proyek BRT ini,” ujar Pengurus PWPM, Pran Hasibuan, dalam diskusi tersebut.
Menanggapi hal itu, Ferry Ichsan menjelaskan bahwa median jalan yang selama ini ditanami pohon akan difungsikan sebagai koridor BRT, termasuk untuk pembangunan akses penumpang menuju halte transportasi massal.
Ia menegaskan, proyek BRT Mebidang ditargetkan selesai pada November 2027 dan tidak hanya berfokus pada jalur bus, tetapi juga peningkatan aksesibilitas bagi pengguna transportasi umum.
“Pembangunan ini tidak hanya untuk jalur bus, tetapi juga untuk mendukung kemudahan akses masyarakat menuju layanan transportasi publik,” ujarnya.
Ferry juga menyampaikan bahwa pemerintah tetap memperhatikan aspek lingkungan dalam pelaksanaan proyek. Pohon-pohon yang ditebang akan diganti melalui program penanaman kembali dengan rasio tiga banding satu.
Menurutnya, keberadaan BRT Mebidang akan memperkuat konektivitas kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.
“Dengan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, masyarakat dapat menekan biaya perjalanan harian. Efisiensi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda road show organisasi ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan setelah pelantikan kepengurusan baru.
Pria yang akrab disapa Ginting Cobra itu menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar insan pers dapat memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.
“Melalui kunjungan ini kami ingin memperkuat komunikasi dan kolaborasi, sehingga informasi terkait program pembangunan Kota Medan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat,” ujarnya.
Ferry Ichsan mengapresiasi kunjungan PWPM dan menilai sinergi dengan insan pers sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta menangkal penyebaran informasi yang tidak benar.
“Kami terbuka untuk berdiskusi dan menerima masukan dari rekan-rekan media. Sinergi yang baik akan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang akurat terkait pembangunan Kota Medan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang memperkuat hubungan antara OPD Pemko Medan dengan PWPM di bawah kepemimpinan Muhammad Edison Ginting.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris PWPM Irwan Sahat Manalu, Bendahara Zulfiana, Wakil Ketua Simon Hasrat Muslim Sembiring, Pran Hasibuan, Rohim, serta Bidang UMKM Amsari. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. (bp-03)




