Medan

Rico Waas Perkuat Koordinasi dengan UNHCR, Pengungsi di Medan Diminta Patuhi Hukum

MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan koordinasi dengan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dalam menangani pengungsi di Kota Medan. Penanganan tersebut dinilai perlu mengedepankan aspek kemanusiaan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap hukum dan terjaganya ketertiban masyarakat.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Kepala Perwakilan UNHCR Indonesia, Adriani Wahjanto, bersama Senior Protection Officer Emily Bojovic dan Protection Associate Medan Oktina Hafanti di Balai Kota Medan, Rabu (28/10/2026).

Rico mengatakan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Pada saat yang sama, pengungsi juga perlu mendapatkan perlindungan dan pendekatan kemanusiaan sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.

“Kita berharap dunia ini aman dan setiap manusia memiliki kemerdekaan. Apa yang bisa kita lakukan adalah memberikan dukungan moral dan memastikan setiap manusia saling melindungi,” ujar Rico.

Dalam pertemuan tersebut, Rico didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Sofyan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Andi Mario, Kepala Bagian Kerja Sama Seri Inderahayu, serta Kepala Bagian Hukum Junaidi Sanjaya.

Menurut Rico, salah satu upaya yang perlu diperkuat adalah sosialisasi mengenai peraturan dan hukum Indonesia kepada para pengungsi. Langkah ini penting agar mereka memahami ketentuan yang berlaku selama berada di Kota Medan serta dapat hidup berdampingan secara harmonis dengan masyarakat setempat.

Ia menyebutkan, sekitar 1.200 pengungsi berada di wilayah Sumatera Utara. Jumlah tersebut membutuhkan komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan UNHCR agar penanganan pengungsi dapat berjalan dengan baik.

Rico juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara transit bagi pengungsi yang menunggu kepastian mengenai kondisi dan masa depan mereka, termasuk kemungkinan untuk kembali ke negara asal.

Karena itu, menurut dia, diperlukan kerja sama yang konsisten antara pemerintah dan UNHCR untuk memastikan penanganan pengungsi tetap berjalan sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku.

“Pemko Medan siap bekerja sama dengan UNHCR untuk mencari solusi terbaik,” kata Rico.

Ia menegaskan, upaya penanganan pengungsi harus mempertimbangkan keseimbangan antara nilai kemanusiaan, kepatuhan terhadap hukum, serta keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan UNHCR Indonesia Adriani Wahjanto mengapresiasi kesempatan berdialog dengan Wali Kota Medan. Ia menyampaikan komitmen UNHCR untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam memastikan para pengungsi memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Adriani juga menilai koordinasi antara UNHCR dan pemerintah daerah penting untuk mendukung penanganan pengungsi yang selaras dengan kebijakan pemerintah Indonesia. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *