Medan

Atasi Sampah Menumpuk, Rico Waas Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor pada 2027

MEDAN, beritapasti.id – Pemerintah Kota Medan menyiapkan penambahan 26 unit truk sampah dan 151 unit becak motor pengangkut sampah pada 2027. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan intensitas pengangkutan sekaligus mengatasi persoalan sampah yang menumpuk di lingkungan permukiman warga.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, penambahan armada diperlukan untuk memperbaiki pelayanan kebersihan, terutama menyusul keluhan masyarakat mengenai keterlambatan pengangkutan sampah.

Rencana tersebut disampaikan Rico saat mengikuti kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga di Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (24/10/2026).

Dalam dialog bersama warga, seorang warga bernama Susi mengeluhkan sampah di lingkungannya yang terkadang tidak diangkut hingga satu atau dua minggu. Padahal, pengangkutan biasanya dijadwalkan tiga kali dalam sepekan.

Menurut informasi yang diterima warga dari petugas, keterlambatan tersebut terjadi karena sejumlah armada mengalami kerusakan, sementara kendaraan operasional yang tersedia belum mencukupi kebutuhan.

Menanggapi keluhan itu, Rico mengakui kondisi armada menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian agar pengangkutan sampah dapat dilakukan lebih intensif.

“Memang dibutuhkan, karena pengangkutan sampah harus lebih intensif. Belum lagi truk-truk sampah kita, kalau dilihat di tengah jalan, kondisinya sudah macam-macam. Ini nanti akan menjadi atensi supaya kota kita lebih bersih lagi,” kata Rico, yang disambut tepuk tangan warga.

Penambahan armada tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pengangkutan sampah hingga ke lingkungan permukiman. Dengan demikian, persoalan sampah yang terlambat diangkut dapat ditangani secara lebih optimal.

Selain masalah kebersihan, warga juga menyampaikan keluhan mengenai kerusakan Jalan Sei Siguti dan mempertanyakan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Rico menyatakan Jalan Sei Siguti akan diperbaiki. Sementara terkait pelayanan kesehatan, ia menjelaskan warga Kota Medan dapat memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) untuk memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui program tersebut, warga dapat mengakses layanan di puskesmas maupun rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dengan menggunakan KTP, sesuai persyaratan kepesertaan dan prosedur pelayanan.

Kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Medan yang dilaksanakan setiap Sabtu secara bergilir di sejumlah kecamatan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan di lingkungan masing-masing, mulai dari sampah, banjir, kerusakan jalan hingga lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi.

Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam memetakan persoalan sekaligus menentukan prioritas penanganan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemko Medan juga menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi balita, bantuan kepada anak yatim, serta piagam penghargaan dan bantuan kepada dua atlet berprestasi asal Kecamatan Medan Petisah.

Kedua atlet tersebut ialah Kirana Aulia, atlet panjat tebing yang mencatatkan sejumlah prestasi pada 2026, serta Anggiat Mauliate Parningotan Tamba, atlet karate yang meraih prestasi di tingkat kota dan kejuaraan terbuka.

Sebelum berdialog dengan warga, Rico terlebih dahulu memimpin kegiatan gotong royong membersihkan Sungai Sei Sikambing. Ia kemudian meninjau perajin rotan di kawasan tersebut. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *