Medan

BRT Medan Disiapkan dengan 430 Angkutan Feeder, DPRD Minta Dishub Matangkan Kajian

MEDAN, beritapasti.id – Pemko Medan menyiapkan angkutan feeder sebagai moda penghubung untuk mendukung program Bus Rapid Transit (BRT) dalam upaya mengurai kemacetan di Kota Medan.

Angkutan feeder tersebut nantinya berfungsi mengangkut penumpang dari lingkungan permukiman menuju halte BRT. Pada tahap awal, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan berencana menyediakan 430 unit feeder yang beroperasi di 17 koridor.

Rencana itu disampaikan Kepala Dishub Kota Medan Irsan Idris Nasution saat rapat triwulan II bersama Komisi IV DPRD Medan di Gedung DPRD Medan.

Menurut Irsan, program feeder akan dijalankan melalui kerja sama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) sebagai bagian dari sistem pendukung BRT.

Namun, rencana tersebut mendapat perhatian dari anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution. Ia meminta Dishub melakukan kajian secara matang sebelum merealisasikan pengadaan 430 unit feeder.

Edwin menilai kehadiran feeder berpotensi memengaruhi pendapatan angkutan umum yang selama ini melayani masyarakat. Terlebih, pengoperasian bus listrik saat ini disebut sudah berdampak terhadap jumlah penumpang angkutan umum.

“Dengan kehadiran bus listrik saat ini saja berdampak menurunnya jumlah penumpang angkutan umum, apalagi nantinya ditambah lagi angkutan feeder,” ujar Edwin, Rabu (2/9/2026).

Karena itu, politisi PAN tersebut meminta Dishub melakukan koordinasi secara serius dengan Organda sebelum program feeder dijalankan. Menurutnya, pengembangan transportasi massal harus tetap memperhatikan keberlangsungan usaha angkutan umum yang sudah ada.

Meski demikian, Edwin melihat keberadaan feeder juga dapat menjadi peluang bagi pemilik angkutan umum untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana transportasi.

“Ini tentu dapat menjadi kerja sama antara pemilik angkutan, Organda dan pemerintah yang saling menguntungkan. Kita berharap pihak Organda jangan sampai ditinggalkan terkait program ini,” pungkas Edwin.

Ia berharap Pemko Medan dapat menyusun skema kerja sama yang jelas sehingga kehadiran feeder benar-benar mendukung BRT sekaligus tetap memberikan ruang bagi pelaku angkutan umum untuk berkembang. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *