Medan

Rico Waas Terima Dubes Belgia, Kerja Sama Medan-Belgia Dibidik di Sejumlah Sektor

MEDAN, beritapasti.id – Pemerintah Kota Medan membuka peluang memperkuat kerja sama dengan Belgia di berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi publik ramah lingkungan, pengelolaan sampah, pendidikan, kesehatan hingga pengembangan komoditas unggulan.

Peluang kerja sama tersebut mengemuka saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia David Jordens di Balai Kota Medan, Senin (24/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Rico memperkenalkan Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara sekaligus salah satu pintu gerbang internasional menuju Pulau Sumatera.

“Selamat datang di Kota Medan. Medan merupakan ibu kota Provinsi Sumatra Utara sekaligus pintu gerbang internasional di Sumatra,” kata Rico.

Rico mengatakan Medan merupakan kota multikultural dengan keberagaman agama dan budaya. Kondisi tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan, termasuk melalui sektor ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menurutnya, Pemko Medan terus mendorong pengembangan produk fesyen yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan desain modern agar memiliki daya saing dan peluang menembus pasar internasional.

Di bidang transportasi, Pemko Medan juga tengah mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.

“Kami sekarang lebih fokus pada bus-bus yang menggunakan listrik. Ini menjadi bagian dari upaya kami dalam mengembangkan transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) menjadi salah satu langkah yang dilakukan Pemko Medan untuk mendukung transformasi transportasi publik tersebut.

Selain transportasi, pengelolaan sampah menjadi isu lain yang dibahas dalam pertemuan. Pemko Medan tengah membenahi tata kelola persampahan, termasuk menjajaki konsep waste to energy sebagai alternatif pengolahan sampah sekaligus pemanfaatan energi.

Sektor pendidikan dan kesehatan juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kerja sama antara Pemko Medan dan Belgia.

Sementara itu, Duta Besar Belgia untuk Indonesia David Jordens mengatakan Medan menjadi kota pertama di Pulau Sumatera yang dikunjunginya setelah resmi memulai masa tugas di Indonesia pada awal Agustus 2026.

“Saya tertarik mengunjungi Medan karena kota ini memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang internasional dan akses menuju berbagai wilayah di Sumatra,” ungkap David.

David juga mengungkapkan rencana mengaktifkan kembali Konsul Kehormatan Belgia di Medan yang sebelumnya pernah ada, namun tidak lagi aktif.

Menurutnya, keberadaan Konsul Kehormatan dapat membantu memperkuat hubungan diplomasi sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang bisnis dan hubungan antarmasyarakat.

“Konsul Kehormatan di Medan untuk mempermudah jalur diplomasi, bisnis, dan hubungan antarwarga,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga membahas potensi pengembangan komoditas kakao Sumatera Utara. David menyebut Belgia memiliki pengalaman panjang dalam industri cokelat serta telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra di Indonesia.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kakao Sumatera Utara, termasuk membuka peluang kerja sama dan memperluas akses pasar.

Pertemuan Pemko Medan dan Dubes Belgia tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing ekonomi Kota Medan. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *