Ekonomi Nasional

Pemerintah Atur Bonus Hari Raya 2026 bagi Pengemudi Ojol dan Kurir Online

JAKARTA, beritapasti.id – Pemerintah resmi mengatur pemberian Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026 bagi pengemudi ojek online (ojol) dan kurir berbasis aplikasi. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/4/HK.04.00/III/2026 yang ditujukan kepada perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap mitra pengemudi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus untuk mendorong produktivitas dan kesejahteraan mereka. Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa BHR diberikan kepada pengemudi dan kurir yang terdaftar resmi dalam 12 bulan terakhir. Besaran BHR minimal 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama setahun terakhir dan diberikan dalam bentuk uang tunai.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa perusahaan aplikasi diharapkan transparan dalam perhitungan besaran BHR kepada pengemudi dan kurir online. Pembayaran BHR wajib dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, dan tidak mengurangi dukungan kesejahteraan lain yang sudah diberikan perusahaan sesuai ketentuan hukum.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan BHR akan diberikan kepada sekitar 850 ribu mitra ojol dengan total nilai mencapai Rp220 miliar. Dua platform besar, GoTo dan Grab, menyiapkan masing-masing sekitar Rp100–110 miliar, meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dengan total penerima dari kedua platform mencapai sekitar 800 ribu mitra. Sementara itu, Maxim menetapkan 51.000 mitra produktif sebagai penerima BHR 2026, naik signifikan dari sekitar 1.000 mitra tahun lalu, dan inDrive berkomitmen menyalurkan BHR kepada sekitar 500 pengemudi pada tahun ini.

Kebijakan BHR 2026 ini menjadi langkah nyata pemerintah dan perusahaan aplikasi dalam memperkuat perlindungan sosial bagi mitra transportasi daring menjelang Hari Raya. (bp-net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *