Nasional

Distribusi Beras SPHP Capai 327.718 Ton

JAKARTA, beritapasti.id – Perum Bulog mencatat telah menyalurkan 327.718 ton beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 6 September 2025—setara 22% dari target penugasan 1,5 juta ton sepanjang tahun ini.

Menurut Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, percepatan distribusi ini dapat terwujud berkat sinergi dengan pemerintah pusat, daerah, TNI‑Polri, BUMN, dan pengecer pasar tradisional maupun modern. Penyaluran juga didukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak di 7.000 titik penjualan, yang dinilai memberikan dampak signifikan dalam memperluas akses beras bagi Masyarakat.

Distribusi ke Berbagai Jalur Strategis

Beras SPHP sampai ke masyarakat melalui tujuh kanal distribusi, yakni:

Pengecer di pasar tradisional

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)

Outlet Gerakan Pangan Murah (GPM) dan binaan pemerintah daerah

Outlet BUMN

Koperasi instansi pemerintah

Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog

Swalayan dan toko modern

Tawaran Cadangan Melimpah dan Kualitas Terjaga

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) milik Bulog saat ini mencapai 3,9 juta ton, dengan sekitar 75% berasal dari pengadaan dalam negeri dan sisanya dari impor sesuai penugasan pemerintah tahun 2024.

Bulog menegaskan bahwa kualitas beras selalu dijaga ketat. Prosedur seperti inspeksi harian, sanitasi gudang, hingga teknik penyimpanan seperti FIFO (first-in-first-out) dan FEFO (first-expired-first-out) diterapkan untuk memastikan beras yang disalurkan tetap higienis dan layak konsumsi.

Target Strategis Semester Kedua

Sejak Juli–Desember 2025, Bulog berkomitmen menyalurkan hingga 1,3 juta ton beras SPHP sebagai bagian dari cadangan pangan nasional.

Tujuan Utama: Stabilkan Pasokan dan Harga Pangan

Sebagai solusi terhadap melonjaknya harga beras premium, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa operasi pasar beras SPHP adalah strategi utama pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan demi kemudahan akses Masyarakat.

Secara keseluruhan, realisasi distribusi SPHP yang mencapai 22 % hingga awal September dan stok Cadangan Beras Pemerintah yang masih melimpah memperkuat posisi Bulog sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *