MEDAN – Setelah vakum selama empat tahun, kepengurusan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Medan akhirnya kembali aktif. Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, resmi terpilih sebagai Ketua PASI Medan dalam Musyawarah Kota yang digelar di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Jumat (23/5/2025).
Penunjukan Zakiyuddin dinilai sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali geliat atletik di Kota Medan. Sosoknya dianggap memiliki kapasitas dan komitmen untuk memajukan cabang olahraga yang mencakup banyak nomor ini.
“Ini amanah besar yang harus saya emban dengan serius. Atletik bukan hanya soal lomba lari atau lempar lembing — ini soal membangun fondasi prestasi olahraga sejak usia dini,” ujar Zakiyuddin dalam sambutannya usai terpilih.
Musyawarah tersebut turut dihadiri oleh Ketua PASI Sumut David Luther Lubis, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Sofyan, Kadispora Medan T. Chairuniza, serta para pengurus klub atletik dan atlet-atlet muda.
Zakiyuddin menyadari bahwa revitalisasi PASI Medan tidak bisa dilakukan seorang diri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama lintas sektor untuk membangkitkan kembali semangat atletik di kota ini.
“Kita hanya akan bisa maju kalau seluruh pihak terlibat. Tidak cukup hanya satu dua orang yang bekerja, tapi seluruh ekosistem harus hidup kembali,” tegasnya.
Untuk menjaring bibit atlet potensial, Zakiyuddin berencana mendorong lebih banyak kejuaraan tingkat pelajar — mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK agar potensi anak-anak muda bisa terlihat dan dibina sejak dini.
Tak hanya fokus pada pencarian bakat, Zakiyuddin juga mendorong peningkatan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan atlet. Ia ingin para atlet berprestasi mendapat dukungan nyata dan berkelanjutan.
“Prestasi tidak datang tiba-tiba. Dibutuhkan pembinaan, perhatian, dan penghargaan agar atlet bisa terus berkembang,” pungkasnya.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinannya, PASI Medan diharapkan mampu kembali mencetak atlet-atlet berprestasi dan berkontribusi dalam kancah olahraga daerah maupun nasional. (Bp-Ki)




