MEDAN, beritapasti.id – Berbagai inovasi dan praktik baik yang dikembangkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara kembali menjadi perhatian kantor wilayah lain. Dua Kanwil Ditjen Imigrasi, yakni Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu, melakukan studi tiru ke Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Kamis (10/9/2026).
Rombongan Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Junita Sitorus, sementara rombongan Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu dipimpin Kepala Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal Panogu H.D. Sitanggang.
Kedua rombongan diterima Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara Dr. Parlindungan, S.H., M.H. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk bertukar pengalaman mengenai pelayanan keimigrasian, pengawasan, hingga strategi pengelolaan kehumasan dan komunikasi publik.
Dalam kunjungan tersebut, Junita Sitorus mengapresiasi sejumlah praktik baik yang telah dikembangkan Imigrasi Sumut. Beberapa di antaranya Immigration Lounge, Desa Binaan Imigrasi (DBI), Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa), serta pengelolaan media sosial.
Menurutnya, berbagai program tersebut menunjukkan upaya Imigrasi Sumut dalam memperluas akses pelayanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Parlindungan menyambut positif kunjungan dari Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu. Menurutnya, pertukaran pengalaman antarkantor wilayah merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan keimigrasian.
“Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan di Sumatera Utara. Harapannya, apa yang dipelajari dalam kunjungan ini dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Parlindungan.
Ia menegaskan, setiap inovasi yang dikembangkan jajaran Imigrasi Sumut tidak semata-mata berorientasi pada program, tetapi berangkat dari kebutuhan masyarakat dan didukung oleh soliditas satuan kerja.
“Kantor wilayah harus menjadi pemersatu visi, menentukan arah yang tepat dan jelas, sehingga lahir kinerja PRIMA yang berorientasi pada masyarakat,” tegasnya.
Parlindungan menambahkan, Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara akan terus memperkuat pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Di saat yang sama, jajaran Imigrasi Sumut juga terus mendorong semangat “Imigrasi untuk Rakyat” yang digaungkan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.
Menurut Parlindungan, kolaborasi dan budaya saling belajar antarsatuan kerja menjadi bagian penting dalam membangun organisasi keimigrasian yang mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.
“Semangatnya bukan hanya bagaimana kita membuat inovasi, tetapi bagaimana inovasi tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan studi tiru tersebut sekaligus memperkuat komitmen Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara untuk terus mengembangkan pelayanan yang adaptif, inovatif, dan responsif, serta membuka ruang kolaborasi dengan jajaran Imigrasi di berbagai daerah. (bp-03)




