MEDAN, beritapasti.id – Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Kegiatan yang digelar serentak di Kelurahan Sei Agul dan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Jumat (4/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB, langsung diserbu warga. Sejumlah komoditas bahkan habis terjual sebelum sore hari.
Kepala Dinas Koperindag Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar mengatakan tingginya daya serap menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat tinggi, khususnya bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah.
“Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat tinggi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” ujar Hendra, Sabtu (5/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemko Medan menyediakan 1,5 ton beras dan 600 liter MinyaKita. Menurut Hendra, pasar murah tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Pasar murah merupakan salah satu langkah Pemko Medan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” katanya.
Lurah Sei Agul Ade Kurniawan turut mengapresiasi pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia menyebut respons masyarakat sangat tinggi hingga seluruh komoditas yang disediakan habis terjual.
“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat tinggi dan seluruh komoditas habis terjual. Semoga kegiatan pasar murah seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya warga ekonomi menengah ke bawah, dapat terbantu,” ungkap Ade.
Sebelumnya, pasar murah Pemko Medan juga telah digelar di sejumlah wilayah. Pada 28 Agustus, kegiatan berlangsung di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, dengan 1 ton beras dan 240 liter minyak goreng.
Selanjutnya, pada 31 Agustus dan 1 September, pasar murah digelar di Kecamatan Medan Maimun, meliputi Kampung Air, Sei Mati, Hamdan dan Jati, dengan 6 ton beras dan 280 liter minyak goreng.
Pada 2 September, kegiatan berlangsung di Kelurahan Sei Putih Timur I dan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, dengan 3 ton beras dan 480 liter minyak goreng.
Kemudian, pada 3 September, pasar murah digelar di Kelurahan Helvetia Tengah dan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, dengan 3 ton beras dan 480 liter minyak goreng.
Terakhir, pada 4 September, pasar murah berlangsung di Kelurahan Sei Agul dan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, dengan 1,5 ton beras dan 600 liter MinyaKita. (bp-03)




