Medan

Pelantikan TP PKK Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas Tekankan Peran Keluarga dalam Pembangunan

MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga berawal dari kekuatan keluarga. Dalam hal ini, peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dinilai menjadi elemen penting yang kerap tidak terlihat.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus TP PKK Kota Medan masa bakti 2025–2030, Kamis (16/4/2026).

Menurut Rico, keberhasilan para pimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Medan, mulai dari wali kota hingga tingkat kecamatan, sangat dipengaruhi oleh dukungan pasangan di rumah.

“Kesuksesan pimpinan itu ada di tangan pasangannya, yaitu Ketua TP PKK. Ini bukan soal mencampuri keputusan, tetapi membangun mentalitas dan dukungan dari dalam keluarga,” ujarnya.

Ia menilai, kondisi keluarga yang harmonis akan berdampak langsung terhadap kualitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan di lapangan. Karena itu, PKK tidak bisa dipandang sekadar organisasi pendamping, melainkan bagian strategis dalam pembangunan dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilantik Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, bersama jajaran pengurus lainnya, termasuk staf ahli, para ketua bidang, sekretaris, bendahara, serta empat kelompok kerja (Pokja).

Rico juga menyoroti masih adanya anggapan yang meremehkan peran PKK. Ia menegaskan bahwa organisasi ini memiliki kontribusi nyata dalam berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kesehatan keluarga, hingga penguatan layanan Posyandu.

“PKK ini menyentuh langsung masyarakat. Bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi kerja nyata,” katanya.

Ia meminta seluruh jajaran TP PKK, baik di tingkat kota maupun kecamatan, aktif turun ke masyarakat untuk mengidentifikasi persoalan dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai isu sosial.

Selain itu, Rico mengingatkan agar aktivitas PKK tidak terjebak dalam gaya hidup hedonisme atau pamer kemewahan. Menurutnya, PKK harus menjadi teladan dalam kesederhanaan.

“Berkumpul silakan, arisan silakan, tapi jangan menunjukkan kemewahan. PKK harus memberi contoh yang baik,” tegasnya.

Rico juga mendorong PKK untuk fokus pada program prioritas, seperti pengembangan UMKM, advokasi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, peningkatan literasi, serta penguatan peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Ia menyoroti tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini, terutama akibat penggunaan gawai yang berlebihan dan rendahnya budaya literasi. Untuk itu, ia mendorong lahirnya program kreatif berbasis keluarga, seperti pojok baca dan kegiatan edukatif.

“Keberhasilan anak itu kuncinya di rumah. Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Selain aspek sosial, Rico juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan yang baik dan pemberdayaan usaha kecil di tingkat kelurahan.

“Jadilah PKK yang membawa dampak dan meninggalkan jejak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus hingga tingkat kecamatan untuk menjalankan 10 program pokok PKK secara tepat sasaran hingga ke tingkat dasawisma.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak diukur dari seremonial, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Airin juga mendorong penguatan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat serta pemerintah kecamatan agar program berjalan optimal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Medan, serta pelantikan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan oleh Ketua DWP Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman, sebagai upaya memperkuat sinergi organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan keluarga. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *