MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan dukungan penuh kepada Rifani Putri Azani Lubis, finalis asal Kota Medan yang akan berlaga pada Grand Final Miss Hijab Sumatera Utara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Rifani di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (13/4/2026). Dalam kesempatan itu, mahasiswi semester dua Program Studi Bisnis Digital tersebut memohon restu dan dukungan untuk membawa nama baik Kota Medan di ajang tingkat provinsi.
Rifani menjelaskan, dalam seleksi bakat ia menampilkan tarian sebagai bentuk ekspresi seni dan budaya. Selain itu, ia mengusung advokasi di bidang literasi pendidikan dengan tujuan meningkatkan minat baca anak-anak di Kota Medan.
“Saya ingin memperkenalkan pariwisata Kota Medan sekaligus mengajak generasi muda untuk mencintai literasi. Konsep yang saya usung adalah membaca sambil bermain, serta membuka ruang literasi dan platform digital bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat, seperti penggunaan pembayaran digital QRIS, kendaraan otonom, hingga pemanfaatan robot dalam dunia pendidikan. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tanpa menghilangkan peran penting guru.
Menanggapi hal tersebut, Rico Waas yang didampingi Kadis Pariwisata Odi Batubara serta Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Andi Yudistira, menyampaikan apresiasi atas semangat dan visi yang dibawa Rifani. Ia menilai Rifani tidak hanya memiliki talenta, tetapi juga kapasitas intelektual serta kepedulian sosial yang kuat.
“Saya memberikan dukungan penuh agar Rifani dapat meraih prestasi sebagai Miss Hijab Sumut. Teruslah percaya diri, gali ilmu pengetahuan, dan jadilah duta hijab yang tidak hanya menonjolkan penampilan, tetapi juga intelektualitas serta kepedulian terhadap masyarakat. Jadilah duta yang baik bagi generasi muda,” pesan Rico Waas.
Rico juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika geopolitik global. Menurutnya, teknologi seperti robot tidak akan mampu sepenuhnya menggantikan peran manusia, terutama dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.
“Generasi muda harus mampu menjadi agen perdamaian di tengah dinamika geopolitik dunia. Jadilah contoh yang baik dan inspiratif bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia turut mengingatkan bahwa keberhasilan tidak terlepas dari doa dan restu orang tua. “Tidak ada langkah yang lebih baik selain ridho orang tua. Jika kelak meraih kemenangan, tetaplah rendah hati dan terus belajar karena tantangan dan godaan akan selalu ada,” ungkapnya.
Rifani merupakan salah satu kontestan yang mewakili Kota Medan dalam ajang tersebut. Wali Kota menilai kemampuannya dalam menjawab berbagai pertanyaan secara spontan menunjukkan kesiapan serta potensi besar untuk menjadi duta bagi generasi muda.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan, diharapkan Rifani Putri Azani Lubis mampu mengharumkan nama Kota Medan sekaligus membawa pesan positif tentang literasi, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan generasi muda di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan agar saya dapat memberikan yang terbaik,” tutup Rifani. (bp-03)




