MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak menganggap pensiun sebagai akhir dari pengabdian.
Menurut Rico, purnatugas justru menjadi kesempatan untuk membuka lembaran baru, mengembangkan potensi, serta tetap memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Rico saat membuka Pembekalan PNS yang Akan Memasuki Purnatugas Tahun 2026 di Hotel LePolonia Medan, Rabu (7/10/2026).
Rico mengatakan, berakhirnya masa kerja sebagai ASN tidak berarti seseorang kehilangan nilai, peran, maupun manfaat dalam kehidupan.
“Pensiun atau purnatugas bukan berarti kita tidak lagi berarti, tidak lagi dipedulikan, atau tidak lagi memiliki manfaat. Sebagai manusia, kita ini sangat berharga,” ujar Rico.
Pengalaman Puluhan Tahun Jadi Modal
Rico menilai, para ASN yang memasuki masa purnatugas justru memiliki modal berharga berupa pengalaman selama puluhan tahun, baik dalam menjalankan tugas maupun menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Pengalaman tersebut, kata dia, dapat menjadi bekal untuk memulai aktivitas baru sesuai minat, kemampuan, dan kondisi masing-masing.
Rico menyebut sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan setelah pensiun, mulai dari berkebun, beternak, mengembangkan usaha kuliner, membudidayakan tanaman hias hingga memberikan les privat.
Selain itu, pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki para pensiunan juga dapat dibagikan kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi maupun platform digital.
“Pengalaman Bapak dan Ibu sangat luar biasa. Pahit, manis, asin yang sudah dirasakan dalam hidup adalah pengalaman yang tidak ternilai. Bekal Bapak dan Ibu sebenarnya sudah sangat lengkap,” katanya.
Jangan Terjebak Masa Lalu
Rico juga mengingatkan para calon pensiunan agar tidak terjebak dalam post-power syndrome atau sindrom pasca-kekuasaan.
Menurutnya, salah satu hal yang perlu dihindari adalah terlalu sering membicarakan masa lalu, terutama ketika seseorang pernah menduduki jabatan tertentu.
“Kalau kita terus bicara tentang dulu, lama-lama kita akan tersangkut di titik tersebut. Kita tidak maju-maju. Karena bicara dulu itu mundur. Maka, marilah kita lebih banyak membicarakan sekarang dan masa depan,” ujarnya.
Ia menilai masa purnatugas seharusnya diisi dengan berbagai aktivitas positif dan menyenangkan. Para pensiunan juga memiliki kesempatan lebih besar untuk memberikan waktu kepada keluarga, termasuk anak dan cucu.
“Purnatugas adalah membuka lembaran baru. Lembaran baru itu dimulai dengan penulisannya. Buatlah hal-hal yang menyenangkan,” kata Rico.
Tetap Dibutuhkan Masyarakat
Rico berharap para ASN yang memasuki masa purnatugas tetap aktif dan memberikan kontribusi bagi Kota Medan.
Menurutnya, pengalaman panjang sebagai abdi negara dan abdi masyarakat tetap memiliki nilai dan dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Bapak dan Ibu semuanya masih dibutuhkan. Setiap masyarakat pasti saling bisa membantu satu dengan lainnya. Medan untuk Semua, Semua untuk Medan adalah untuk kita semuanya,” ujar Rico.
Ia juga mengajak para calon pensiunan mempersiapkan masa purnatugas dengan optimisme, menjaga kesehatan, serta memberikan perhatian lebih kepada keluarga.
“Buatlah yang terbaik untuk Kota Medan, buatlah yang terbaik untuk keluarga, dan buatlah yang terbaik untuk diri kita sendiri. Selamat memasuki persiapan purnatugas. Berbahagialah, karena Bapak dan Ibu akan memiliki banyak waktu untuk diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya.
Kegiatan pembekalan tersebut digelar Pemerintah Kota Medan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) sebagai bagian dari persiapan bagi ASN sebelum memasuki masa purnatugas. (bp-03)




