MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Koperasi Konsumen KPRI Pemerintah Kota Medan terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan partisipasi anggota, serta mengembangkan unit usaha secara profesional.
Upaya tersebut dinilai penting agar KPRI Pemko Medan mampu tumbuh menjadi koperasi yang semakin kuat, modern, mandiri, dan berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggotanya.
Pesan tersebut disampaikan Rico Waas melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan Citra Effendi Capah saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen KPRI Pemko Medan Tahun Buku 2025 di Gedung Fatimah Gultom, Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor, Kamis (3/9/2026).
RAT tersebut dihadiri Pengurus KPRI Pemko Medan, di antaranya Ketua I KPRI Pemko Medan Ferry Ichsan, Kepala DPMPTSP Muhammad Rasyid Ridho Nasution, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho Siregar, Ketua Koperasi Pegawai RI Yunus Lubis, serta seluruh anggota KPRI Pemko Medan.
Menurut Rico Waas, RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan bentuk pelaksanaan prinsip demokrasi dalam koperasi. Melalui forum tersebut, pengurus menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada anggota sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan menyusun langkah strategis menghadapi berbagai tantangan serta peluang ke depan.
“Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh besar aset atau keuntungan yang diperoleh, tetapi juga tingkat partisipasi anggota, kualitas tata kelola organisasi, serta kepercayaan yang terus dipelihara di antara seluruh unsur anggota koperasi,” ujar Citra saat membacakan sambutan Wali Kota Medan.
Karena itu, Rico mengajak seluruh anggota KPRI Pemko Medan meningkatkan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan koperasi. Anggota diharapkan tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga turut memberikan gagasan konstruktif serta membangun rasa memiliki terhadap koperasi.
Dalam RAT yang mengusung tema “Koperasi untuk Semua: Bersatu, Berdaya, dan Bertumbuh”, Rico juga mengimbau seluruh anggota untuk mengoptimalkan pemanfaatan jasa usaha yang tersedia pada unit-unit usaha KPRI Pemko Medan.
Tidak hanya itu, ia mendorong unit kerja di lingkungan Pemko Medan yang memiliki kegiatan atau program yang memungkinkan untuk dikerjasamakan agar dapat melibatkan KPRI Pemko Medan.
“Sekiranya pada unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Medan terdapat kegiatan dan pelaksanaan yang memungkinkan bekerja sama dengan KPRI Pemko Medan, agar KPRI Pemko Medan dapat diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan tersebut,” katanya.
Kepada jajaran pengurus dan pengawas, Rico meminta pengembangan koperasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan usaha, tetapi juga memperkuat fungsi sosial koperasi. Pengurus dan pengawas diminta menjalankan amanah dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.
Menurutnya, prinsip tersebut penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan anggota terhadap koperasi.
Rico juga mengapresiasi kerja keras pengurus dan pengawas KPRI Pemko Medan yang selama ini telah berupaya menjalankan tugas serta memberikan capaian positif bagi perkembangan koperasi.
“Saya merasa puas dengan kinerja pengurus selama ini, namun masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan demi kemajuan bersama,” ucapnya.
Pemko Medan, lanjut Rico, berkomitmen memberikan dukungan terhadap koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian daerah. Untuk itu, ia berharap hasil RAT mampu menghasilkan keputusan yang bijaksana, objektif, dan berorientasi pada kemajuan koperasi.
“Jadikan forum ini sebagai momentum evaluasi, konsolidasi, serta penyusunan strategi agar koperasi semakin kuat, semakin modern, dan mampu memberikan pelayanan kepada seluruh anggotanya,” pesannya.
Sementara itu, Ketua I KPRI Pemko Medan Ferry Ichsan menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh anggota dalam memajukan koperasi. Ia mengatakan tema “Koperasi untuk Semua: Bersatu, Berdaya, dan Bertumbuh” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah bagi pergerakan organisasi ke depan.
Menurut Ferry, “Koperasi untuk Semua” menegaskan bahwa koperasi lahir dari, oleh, dan untuk anggota tanpa adanya sekat maupun kasta sosial. Sementara “Bersatu” menggambarkan kekuatan utama koperasi yang terletak pada persatuan dan solidaritas anggota dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global, bukan sekadar besarnya modal.
“Berdaya artinya mendorong penguatan kapasitas anggota dan pemanfaatan teknologi agar koperasi dapat memberikan nilai tambah serta menjadikan anggotanya pelaku ekonomi mandiri. Sedangkan Bertumbuh memiliki makna menargetkan pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan melalui peningkatan aset dan perluasan unit usaha baru yang relevan dengan perkembangan zaman,” jelas Ferry.
Ia menambahkan, RAT merupakan wadah strategis untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus, rencana kerja, serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK).
Ferry menegaskan, jajaran pengurus terbuka terhadap masukan dan kritik konstruktif dari seluruh anggota sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola koperasi yang semakin sehat, transparan, dan akuntabel. (bp-03)




