MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak beserta jajaran atas capaian kinerja 100 hari dalam pemberantasan tindak pidana narkoba.
“Atas nama Pemko Medan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Berbagai kasus berhasil diungkap dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Rico Waas saat menghadiri konferensi pers 100 hari pemberantasan tindak pidana narkoba Polrestabes Medan dan Polsek jajaran di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Sabtu (21/2/2026).
Dalam konferensi pers tersebut, aparat menampilkan sejumlah barang bukti, antara lain paket sabu, ganja, pil ekstasi, pil Happy Five, cairan liquid vape yang mengandung narkotika, serta ratusan botol minuman beralkohol. Barang bukti tersebut menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat.
Di hadapan Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Kepala Bea Cukai Medan, perwakilan Kodim 0201/Medan, dan perwakilan Kejari Medan, Rico Waas menilai jumlah serta variasi barang bukti yang dimusnahkan menunjukkan respons cepat aparat terhadap laporan masyarakat serta konsistensi dalam menjaga keamanan kota.
Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antara kepolisian dan masyarakat.
Rico Waas juga memberi perhatian khusus terhadap temuan narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk liquid vape. Menurutnya, bentuk yang menyerupai produk umum tersebut berpotensi membahayakan generasi muda.
“Ini sangat berbahaya karena dapat merusak fisik, mental, dan masa depan generasi muda. Ini menjadi atensi khusus bagi kami,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas yang hadir didampingi Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kasatpol PP Muhammad Yunus, dan Camat Medan Perjuangan Hidayat, mengajak masyarakat terus berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Dukungan warga melalui laporan dan kepedulian sosial dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan Kota Medan yang aman dan kondusif.
Selain pemberantasan narkotika, Pemko Medan bersama kepolisian juga memperkuat pengawasan terhadap tempat hiburan malam guna memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan.
“Jika ada pelanggaran tentu akan ditindak. Pengawasan ini akan terus kami lakukan bersama,” ujarnya.
Rico Waas juga memaparkan tren positif situasi keamanan Kota Medan. Angka kejahatan jalanan kategori 3C tercatat menurun 14 persen, dari 1.805 laporan menjadi 1.545 laporan.
“Penurunan ini menjadi indikator bahwa stabilitas keamanan kota semakin terjaga berkat kerja sama pemerintah, aparat, dan masyarakat,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa menjaga keamanan tidak hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga melalui pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa dalam 100 hari terakhir Polrestabes Medan dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 526 kasus tindak pidana narkoba dengan 718 tersangka.
“Jenis narkoba yang diungkap meliputi sabu, ganja, pil ekstasi, pil Happy Five, serta cairan liquid vape yang mengandung narkotika,” pungkasnya.
Dengan penguatan sinergi dan komitmen bersama, Pemko Medan optimistis upaya pemberantasan narkoba dan penciptaan rasa aman akan terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. (bp-03)




