MEDAN, beritapasti.id – Marga Sinaga merupakan salah satu marga tertua dalam suku Batak Toba yang berasal dari Desa Urat, Pulau Samosir. Kini, keturunan Sinaga telah tersebar di berbagai daerah bahkan hingga ke mancanegara.
Sebagai bentuk pelestarian adat dan penguatan tali persaudaraan, Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru/Bere (PPTSB) Sektor IV Cabang Medan Barat kembali menggelar Pesta Bona Taon 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Minggu–Senin (15–16/2/2026), ini berjalan khidmat dan penuh keakraban.
Pesta Bona Taon merupakan tradisi ibadah syukuran awal tahun sekaligus pertemuan tahunan keluarga besar keturunan Sinaga beserta boru/bere. Tradisi ini memiliki makna penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan kasih persaudaraan antaranggota.
Rangkaian acara diawali dengan ziarah ke Tugu Toga Sinaga di Desa Urat, Pulau Samosir. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Juma Tidahan, Desa Sirube Rube Gunung Purba, Kecamatan Dolong Pardamean, Kabupaten Simalungun, yang menjadi lokasi pelaksanaan ibadah dan puncak acara Pesta Bona Taon.
Sesampainya di lokasi, para pengurus dan anggota beristirahat guna mempersiapkan diri mengikuti rangkaian acara keesokan harinya. Puncak kegiatan diawali dengan ibadah, kemudian dilanjutkan dengan acara pesta dan ramah tamah.
Ketua Panitia, St. Sarudin Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pesta Bona Taon menjadi momentum untuk bersyukur atas berlalunya tahun sebelumnya sekaligus menyambut tahun baru dengan harapan yang lebih baik.
Didampingi Sekretaris Roles Sinaga dan Bendahara Hiasinta Br. Sinaga, Sarudin mengungkapkan rasa bangganya terhadap kekompakan PPTSB Sektor IV, khususnya kepada para komisaris dan anggota. Ia juga memaparkan perjalanan organisasi serta kontribusi anggota sektor IV di tingkat pusat dan cabang.
“Begitu banyak marga Sinaga dari Sektor IV yang menjadi pengurus, baik di tingkat pusat maupun cabang. Bahkan Ketua Umum PPTSB saat ini, Edison Sinaga, orang tuanya berasal dari Sektor IV dan juga pernah menjadi pengurus,” ujarnya.
Sarudin yang juga merupakan pengurus PPTSB Wilayah Sumut dan Ketua Paradatan Cabang Medan Barat berharap PPTSB Sektor IV semakin maju dan solid melalui penguatan silaturahmi antaranggota.
Di akhir sambutannya, panitia menyampaikan terima kasih kepada pemilik Juma Tidahan, Agus Sinaga, yang juga pengurus PPTSB Sektor IV, atas dukungan dan fasilitas tempat yang diberikan.
Sementara itu, Sekretaris PPTSB Sektor IV, Roles Sinaga, menyampaikan bahwa hingga tahun 2026 jumlah anggota tercatat sebanyak 71 kepala keluarga (KK), terdiri dari 36 marga Sinaga (hula-hula) dan 35 boru/hela. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk melakukan evaluasi kepengurusan yang masa baktinya akan berakhir pada April 2026, sekaligus mengapresiasi anggota baru dan para donatur yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Penasehat PPTSB Sektor IV, J. Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kinerja kepengurusan dan berharap ke depan organisasi semakin berkembang serta mampu membesarkan nama PPTSB, khususnya Sektor IV.
Acara Pesta Bona Taon kemudian ditutup dengan berbagai perlombaan dan hiburan yang diikuti seluruh anggota dengan penuh sukacita.
Secara historis, Marga Sinaga dipercaya sebagai salah satu marga tertua dalam suku Batak Toba. Toga Sinaga memiliki tiga putra, yakni Raja Bonor (Sinaga Bonor), Raja Ompu Ratus (Sinaga Ratus), dan Raja Hasugian (Sinaga Uruk). Dari keturunan mereka kemudian berkembang berbagai cabang marga yang tersebar luas hingga saat ini. (bp-03/rel)




