JAKARTA, beritapasti.id – Usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, para menteri yang baru bergabung dalam Kabinet Merah Putih menyatakan komitmennya untuk segera bekerja dan menjalankan amanah yang diberikan.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah haji akan menjadi prioritas utama. Ia juga menyebut Presiden Prabowo secara khusus memintanya mencari solusi agar biaya haji lebih terjangkau.
“Penugasan ini adalah amanah yang berat, karena saya tahu persis kondisi lapangan di Indonesia dan Arab Saudi dalam 10 bulan terakhir. Tapi saya bergembira karena Presiden memberi ruang untuk bertindak demi pelayanan terbaik kepada jemaah,” kata Irfan.
Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyampaikan bahwa dirinya siap melaksanakan visi besar Presiden dalam melindungi tenaga kerja migran.
“Ini tugas berat, tapi saya akan jalankan sebaik mungkin sesuai arahan Presiden,” ujarnya.
Menteri Koperasi Ferry Joko Yuliantono juga menegaskan langkah cepatnya untuk melanjutkan program koperasi, khususnya koperasi merah putih di desa dan kelurahan.
“Mulai besok kita langsung bergerak. Fokus kami pada koperasi desa dan penguatan koperasi secara umum,” tegas Ferry.
Di sektor keuangan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah mengidentifikasi penyebab perlambatan ekonomi dan siap melakukan perbaikan.
“Ekonomi memang sedikit melambat, tapi kelemahan-kelemahan sudah kami pelajari. Ke depan akan segera diperbaiki,” kata Purbaya.
Pelantikan para menteri baru ini merupakan bagian dari reshuffle pertama Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. (bp-03/BPMI Setpres)




