MEDAN – Menjalankan fungsi pengawasan, Komisi IV DPRD Kota Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RS Advent di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (24/6/2025).
Ketua Komisi IV, Paul Simanjuntak, bersama anggota Lailatul Badri, Yusuf Ginting, Edwin Sugesti Nasution, Datok Iskandar Muda, dan Zulham Effendi berkeliling mengecek kelayakan fungsi berbagai bagian rumah sakit tipe C tersebut.
“Kami ingin memastikan semua urusan yang menjadi bidang pengawasan Komisi IV berjalan baik, seperti izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) medis,” ujar Paul.
Dalam sidak, ditemukan bahwa pengelolaan arus lalu lintas (andalalin) di RS Advent masih belum maksimal. Begitu pula pengangkutan sampah medis yang terlalu lama tertunda.
“Saat kami datang, jalanan di sekitar rumah sakit macet. Andalalin harus segera diperbaiki, termasuk pemasangan rambu-rambu di dalam rumah sakit. Untuk TPS medis, idealnya pengangkutan dilakukan dua hari sekali, tapi kami menemukan sampah sudah menumpuk selama seminggu,” jelasnya.
Terkait pengelolaan limbah B3, Paul meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengambil sampel limbah untuk diuji di laboratorium guna memastikan pengolahannya aman.
“Nanti sampel juga kami minta untuk dicek oleh Komisi IV agar dapat memastikan semua sudah berjalan dengan baik dan layak fungsi,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RS Advent, dr. Rudi Sitepu, menyatakan bahwa temuan Komisi IV akan menjadi perhatian serius pihak rumah sakit.
“Secara prinsip, semua izin yang menjadi bidang pengawasan Komisi IV sudah kami urus, termasuk izin PBG. Namun, Sertifikat Laik Fungsi (SLF) memang belum selesai dan akan segera kami urus tahun ini,” ungkapnya.
Terkait TPS medis, Rudi berjanji akan memperbaiki pola pengangkutan sampah dari seminggu menjadi dua hari sekali.
“Semua masukan akan kami jadikan pedoman untuk perbaikan ke depan. Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk pasien umum, BPJS, maupun UHC,” tambahnya.
Untuk pengelolaan arus lalu lintas, Rudi akan mengingatkan petugas agar selalu siap mengatur keluar masuk kendaraan.
“Pengaturan parkir dan pemasangan rambu-rambu di dalam rumah sakit juga akan segera kami pasang,” tutupnya. (bp-03)




