Medan

Pemko Depok Adakan Studi Tiru ke Pemko Medan untuk Pelajari Tata Kelola Aset yang Efektif

MEDAN – Pemko Depok melakukan studi tiru ke Pemko Medan guna mempelajari dan memperoleh wawasan mengenai penerapan tata kelola aset yang baik.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Pj Sekda Kota Depok, Nina Suzana, dan disambut oleh Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ferri Ichsan, di Balai Kota Medan, pada Kamis (6/2).

Dalam kesempatan ini, selain mempelajari sistem tata kelola aset yang diterapkan Pemko Medan, Pemko Depok juga tertarik untuk mempelajari peran dan fungsi bagian umum Setda Kota Medan, terutama yang berkaitan dengan fasilitas pimpinan.

Pada awal pertemuan, Ferri Ichsan menyambut rombongan Pemko Depok dengan hangat. Ferri berharap pertemuan ini dapat menjadi ajang pertukaran pengalaman, inovasi, serta solusi yang telah berhasil diterapkan oleh masing-masing Pemda.

“Saya berharap pertemuan ini memberikan manfaat bagi kedua daerah, agar pelayanan kepada pimpinan dan masyarakat dapat lebih optimal,” ujar Ferri.

Ferri juga mengungkapkan bahwa selama kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Pemko Medan terus mendorong pembangunan secara berkelanjutan yang didukung penuh oleh masyarakat.

“Kami yakin pembangunan yang tengah berjalan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Medan,” tambah Ferri, sembari berharap Pemko Depok dapat membawa pulang manfaat dari kunjungan ini.

Pj Sekda Kota Depok, Nina Suzana, menjelaskan bahwa tujuan dari studi tiru ini adalah untuk memahami bagaimana Pemko Medan mengelola aset, terutama aset kendaraan, dengan lebih efisien.

“Kami memilih Medan karena Pemko Medan memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar, sehingga kami ingin banyak belajar mengenai pengelolaan aset dan tugas-tugas yang ada di bagian umum,” imbuh Nina Suzana.

Selama kunjungan, kedua belah pihak melakukan diskusi dua arah untuk menggali lebih dalam mengenai inovasi dan kebijakan yang diterapkan di masing-masing daerah. Kegiatan diakhiri dengan saling bertukar cendera mata sebagai simbol kerjasama yang terjalin. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *