MEDAN – Dinas Kesehatan Kota Medan diminta lebih serius dalam menekan angka TB. Apalagi, angka penyakit Tuberkulosis (TB) di Kota Medan cukup tinggi. Dari total jumlah penyakit TB yang ada di Sumatera Utara, sepertiga kasusnya ada di Kota Medan.
Walikota Medan, Bobby Nasution sendiri mengaku akan berupaya dalam melakukan percepatan penanganan tingginya angka penyakit TB kepada Kementerian Kesehatan.
“Kita minta Dinkes agar mendukung langkah Walikota Medan dalam melakukan percepatan penanganan TB dengan melakukan upaya-upaya yang lebih serius,” ungkap anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy, Rabu (1/11).
Upaya pemberantasan TB di Kota Medan, katanya, harus dilakukan secara masif. Pemberantasan TB harus dimulai dari langkah pencegahan terlebih dahulu. Sebab bila tidak dicegah dengan baik, maka penularan TB di Kota Medan bisa semakin tinggi dan semakin sulit untuk diatasi.
“TB ini kan penyakit yang cukup mudah untuk menular, maka langkah pencegahan itulah yang paling penting. Sosialisasi kepada mereka yang sudah tertular dan yang belum tertular harus terus dilakulan, agar masing-masing bisa saling menjaga,” urainya.
Oleh sebab itu, ia juga meminta perangkat di kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan hingga lingkungan untuk membantu Dinkes Medan dalam menyiapkan Data By Name By Address.
“Dari data itulah nantinya Dinkes Medan akan melakukan pemetaan dan upaya pencegahan yang lebih luas,” tambahnya.
Kemudian, warga yang terkena penyakit TB juga harus terus diperhatikan untuk tetap menjaga protokol kesehatan serta meminum obatnya secara teratur.
“TB bisa disembuhkan, butuh perhatian dari kita semua agar kasus TB di Kota Medan dapat ditekan semaksimal mungkin. Insya Allah tingginya angka TB di Kota Medan dapat teratasi,” tukasnya. (Bp-01)




