Medan

Rico Waas Kerahkan Jajaran Bersihkan Parit Jalan Taduan, U-Ditch Ditargetkan 2027

MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengerahkan jajaran Pemko Medan membersihkan parit di Jalan Taduan, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (8/8/2026). Parit tersebut dipenuhi sampah dan sedimentasi tebal yang menghambat aliran air serta berpotensi menyebabkan genangan saat hujan.

Gotong royong dipimpin Asisten Ekonomi Pembangunan Setdako Medan Citra Effendi Capah, bersama Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Kadispora H.T. Chairuniza, Kepala Disdukcapil H. Baginda Siregar, Camat Medan Tembung Muhammad Idris serta jajaran kecamatan dan kelurahan.

Citra mengatakan pembersihan dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran drainase. Pemko Medan mengombinasikan pengerjaan manual dengan alat berat karena tidak seluruh bagian parit dapat dijangkau alat.

“Banyak parit yang tersumbat dan sedimennya sudah tebal. Ini mengakibatkan air tergenang dan kadang terjadi banjir,” ujarnya.

Dinas SDABMBK menurunkan satu alat berat dan sejumlah truk untuk mengangkut sampah serta sedimentasi hasil pengerukan. Khairul Azmi menyebut pengerukan merupakan tahap awal sebelum penataan drainase secara permanen.

Pemko Medan merencanakan pemasangan U-ditch pada 2027, dengan pengerjaan awal difokuskan di sisi kiri Jalan Taduan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Sebelum pemasangan, petugas akan mengukur panjang saluran, elevasi, kemiringan dan titik belokan untuk memastikan aliran air dapat terhubung hingga ke Sei Kera.

“Setelah dikeruk, elevasinya kita ukur dan kita perhitungkan secara presisi. Jadi nanti U-ditch yang dipasang benar-benar mengikuti kondisi dan arah aliran air,” jelas Khairul.

Citra menegaskan program pembersihan drainase akan dilakukan secara berkelanjutan hingga persoalan di lokasi tertangani dan dilanjutkan ke wilayah kecamatan lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah maupun menutup parit sembarangan karena dapat menghambat aliran air dan berdampak pada lingkungan sekitar.

“Kita harus ada kebersamaan. Jangan mementingkan ego masing-masing dengan menutup parit di depan rumah sehingga menyumbat aliran air ke tempat lain,” pungkasnya. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *