Medan

Luncurkan Program Mata Deli, Rico Waas Harapkan ‘Mata Deli’ Diterapkan di Seluruh Kecamatan

MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meluncurkan program Monitoring Aman Terpadu Medan Deli (Mata Deli), Minggu (5/7/2026). Inovasi berbasis kamera pengawas (CCTV) yang digagas Kecamatan Medan Deli tersebut diharapkan menjadi model penguatan sistem keamanan lingkungan dan dapat diterapkan di seluruh kecamatan di Kota Medan.

Peluncuran program yang berlangsung di halaman Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna itu menandai dimulainya pengoperasian 200 unit CCTV yang dipasang di berbagai titik rawan kriminalitas, mulai dari gang-gang permukiman, kawasan padat penduduk, hingga lokasi yang belum terjangkau pos keamanan lingkungan (poskamling).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane, Camat Medan Deli Aidiel Putra Pratama, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta para stakeholder yang terlibat dalam program tersebut.

Rico Waas memberikan apresiasi atas inovasi yang lahir dari kolaborasi Kecamatan Medan Deli bersama masyarakat dan dunia usaha. Menurutnya, program Mata Deli menjadi bukti bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan solusi nyata dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Launching program Mata Deli, Monitoring Aman Terpadu Medan Deli, merupakan gerakan bersama stakeholder untuk menghadirkan CCTV di daerah-daerah yang dianggap rawan. Ada sekitar 200 titik di Medan Deli, masuk sampai ke gang-gang, pos kamling maupun kawasan rawan,” ujar Rico.

Ia menilai, keberadaan CCTV akan memperkuat sistem pemantauan keamanan hingga ke kawasan permukiman yang selama ini belum terjangkau pengawasan secara optimal. Selain membantu upaya pencegahan tindak kriminal, rekaman CCTV juga dapat menjadi alat pendukung dalam penanganan berbagai persoalan keamanan.

Karena manfaatnya yang besar, Rico berharap inovasi Mata Deli dapat direplikasi di seluruh kecamatan di Kota Medan sehingga sistem pengawasan keamanan menjadi lebih terintegrasi.

“Nah tentu ini bisa menjadi bagian dari pemantauan kecamatan. Kami menargetkan program ini diterapkan di kecamatan-kecamatan lain agar nantinya pemantauan kita lebih baik, lebih komprehensif, dan lebih lengkap,” katanya.

Rico juga menjelaskan bahwa seluruh pengadaan CCTV dalam program Mata Deli dilakukan melalui swadaya masyarakat dan dukungan para stakeholder tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Untuk sampai saat ini adalah swadaya. Kita ingin mendorong gerakan swadaya seperti ini ke kecamatan-kecamatan lain. Tetapi program CCTV yang menggunakan APBD untuk ruas-ruas jalan tetap kita jalankan,” jelasnya.

Menurut Rico, kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

“Artinya kita sama-sama membangun keamanan ini bareng-bareng,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Medan Deli Aidiel Putra Pratama mengatakan program Mata Deli lahir dari semangat gotong royong berbagai stakeholder yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Ia menjelaskan, seluruh kamera pengawas dipasang di rumah-rumah warga dengan memanfaatkan jaringan internet (WiFi) milik masyarakat. Dengan skema tersebut, pemasangan maupun operasional CCTV dapat berjalan tanpa membebani anggaran Pemerintah Kota Medan.

“Saat ini sebanyak 200 CCTV telah terpasang di lokasi-lokasi yang belum terjangkau pos kamling. Program ini bertujuan meningkatkan rasa aman masyarakat, terutama saat melintas di kawasan yang sepi maupun titik-titik yang rawan tindak kriminal,” ujarnya.

Aidiel menambahkan, saat ini Kecamatan Medan Deli memiliki 105 pos kamling yang tersebar di berbagai wilayah. Kehadiran CCTV diharapkan menjadi pelengkap sistem keamanan lingkungan sehingga pengawasan dapat berlangsung selama 24 jam.

Ke depan, pihaknya menargetkan jumlah CCTV terus bertambah. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, Kecamatan Medan Deli membutuhkan sekitar 400 titik kamera pengawas agar seluruh kawasan dapat terpantau secara maksimal.

“Karena itu kami akan terus menggalang dukungan dari para stakeholder agar penambahan sekitar 200 CCTV lagi dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (bp-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *