MEDAN, beritapasti.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut baik gagasan inovatif yang ditawarkan Perkumpulan Pengusaha Air Sejahtera (PERANTARA) Kota Medan dalam upaya penyediaan air minum dan air bersih guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Perkumpulan Pengusaha Air Sejahtera di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Medan, Senin (15/6). Menurutnya, perluasan akses air bersih bagi masyarakat merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas mengapresiasi inisiatif PERANTARA dan meminta agar konsep serta program yang ditawarkan dapat dipresentasikan lebih lanjut kepada organisasi perangkat daerah terkait untuk dilakukan kajian mendalam.
“Silakan dipresentasikan kepada Bappeda dan perangkat daerah terkait agar dapat dikaji lebih lanjut, sekaligus melihat kemungkinan untuk dilakukan uji coba,” ujar Rico Waas.
Audiensi itu turut dihadiri Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Khairul Azmi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru), John Ester Lase, Kepala Dinas Kesehatan, Henny Savitri, Kabag Kerja Sama, Seri Inderahayu, serta Sekretaris Kesbangpol, Dody Prasetyo.
Rico Waas menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi profesi maupun pelaku usaha sangat penting untuk menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Penyediaan air minum dan air bersih sangat dibutuhkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak,” katanya.
Sementara itu, Ketua PERANTARA Kota Medan, Jalil Taufik, menjelaskan bahwa organisasinya merupakan wadah bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang air minum dan pengelolaan air. Selain menjalankan aktivitas usaha, PERANTARA juga aktif melaksanakan program sosial dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Jalil memaparkan rencana program kerja sama yang berfokus pada edukasi pola hidup sehat dan penyediaan air bersih bagi masyarakat. Program itu mencakup penerapan teknologi penyaringan dan filtrasi air, serta pendampingan kesehatan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami ingin berkontribusi dalam mendukung pola hidup sehat melalui penyediaan air bersih yang layak serta program pendampingan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Jalil.
Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, program penyediaan air bersih yang digagas PERANTARA diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air layak konsumsi sekaligus mendukung pembangunan kesehatan di Kota Medan. (bp-03)




