Hukum/Kriminal Medan

Polres Pelabuhan Belawan Diminta Berkolaborasi dengan Instansi terkait Tindak Tegas Illegal Tapping

MEDAN – Anggota Komisi I DPRD Medan, Margaret MS meminta Polres Pelabuhan Belawan berkolaborasi dengan aparat hukum lainnya guna menindak tegas pelaku tindak kejahatan Illegal Tapping, yang akhir-akhir ini terjadi Kecamatan Belawan. Maraknya Illegal Taping, sangat meresahkan masyarakat karena berdampak hingga kebakaran rumah.

“Kita berharap apparat kepolisian dapat bekerjasama dengan penegak hukum lainnya, bertindak tegas kepada pelaku Illegal Tapping yang saat ini cukup meresahkan,” tegasnya kepada wartawan, Senin (23/10).

Menurutnya, keseriusan dan tindakan tegas dari Polres Belawan patut diterapkan untuk memberikan efek jera bagi pelaku. Apalagi, praktek Illegal Tapping berdampak terhadap keresahan warga karena polusi minyak bahkan sering berdampak kebakaran rumah.

“Ini menyangkut hidup mati nyawa manusia dan demi kenyamanan warga. Kita telah banyak menerima keluhan masyarakat yang harus disikapi,” bebernya.

Selain itu, ia juga meminta pihak PT Pertamina agar menjaga baik assetnya agar tidak menimbulkan kerugian besar bagi negara. Selama ini, pihak PT Pertamina diduga tidak serius melakukan pengawasan dalam pengamanan assetnya.

Dikatakannya, dari pengaduan warga yang diterima dari masyarakat, akibat praktek Illegal Tapping terjadi kebakaran di Lingkungan 15 Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Bahkan pada 3 bulan lalu juga terjadi kebakaran di lingkungan berbeda yakni di lingkungan 10 Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan.

“Kita juga mendapat keluhan warga, Kami terus ketakutan, makan tak enak tidur tak nyenyak takut terbakar,” tandasnya.

Diketahui, Illegal tapping suatu bentuk tindak pidana pencurian minyak dengan modus membuat sambungan (tapping) pipa secara illegal pada jalur pipa yang aktif mengalirkan minyak hasil produksi dari suatu perusahaan migas kepada suatu tempat penampungan tertentu yang telah disiapkan oleh pelaku. (Bp-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *