MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak seluruh elemen masyarakat dan penegak hukum, termasuk Polrestabes Medan, untuk berkolaborasi dalam memberantas kejahatan yang ada di Kota Medan, khususnya judi online (judol) dan narkoba.
“Saat Retret Kepala Daerah beberapa waktu lalu, masalah ini mendapat perhatian langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini juga menjadi salah satu Asta Cita Presiden untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkap Rico Waas saat melakukan silaturahmi dengan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, di Kantor Polrestabes Medan, Kamis (6/3/2025).
Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ferry Ichsan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, HM Sofyan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agus Suriyono, serta Kasatpol PP, Rakhmat Adisyah Putra Harahap, turut hadir dalam silaturahmi tersebut.
Rico Waas menekankan bahwa masalah narkoba harus menjadi fokus bersama, karena dampaknya yang merusak generasi bangsa. “Oleh karena itu, mari kita bersatu dan berkolaborasi untuk mengatasi masalah ini. Masyarakat Sumut, termasuk Kota Medan, menjadi perhatian khusus pada saat Retret Kepala Daerah kemarin,” ujarnya.
Selanjutnya, Rico Waas berharap agar kolaborasi antara Pemko Medan dan Polrestabes Medan dapat efektif mengatasi permasalahan narkoba melalui berbagai strategi yang ada. Selain Polrestabes, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait dengan rehabilitasi dan pemantauan agar para pengguna tidak terjerumus kembali.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes Medan yang telah menerima kami, beserta jajaran Pemko Medan. Silaturahmi ini kami lakukan untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara Pemko Medan dan Forkopimda, termasuk Polrestabes Medan, dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan kolaboratif,” tukasnya. (bp-03)




